A. Apa e-learning itu?
E-learning adalah pembelajaran dengan
menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika, khususnya perangkat komputer.
Karakteristik E-learning antara lain
a. Memanfaatkan
jasa teknologi elektroni, dimana guru dan siswa, siswa dan sesame siswa atau
guru dan sesame guru dapat berkomunikasi dengan relative mudah tanpa dibatasi
oleh hal-hal yang protokoler.
b. Memanfaatkan
keunggulan computer.
c. menggunakan
bahan ajar bersifat mandiri disimpan dikomputer sehingga apat diakses oleh guru
dan siswa kapan saja dan dimana saja bila bersangkutan memerlukannya.
d. Memanfaatkan
jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang
berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat dikomputer.
Pemanfaatan
e-learning tidak terlepas dari jasa internet. Karena teknik pembelajaran yang
tersedian di internet begitu lengkap, maka hal ini akan mempengaruhi terhadap
tugas guru dalam proses pembelajaran. Dahulu, proses mengajar di dominasi oleh
peran guru. Kini, proses belajar dan mengajar, banyak didominasi oleh peran
guru dan buku, dan pada masa mendatang proses belajar dan mengajar akan
didominasi oleh peran guru, buku, dan teknologi.
B. Kelebihan dan kekurangan e-learning
Menyadari bahwa di internet dapat
dikemukakan berbagai informasi dan informasi itu dapat diakses secara lebih
mudah, kapan saja dan dimana saja, maka pemanfaatan internet menjadi suatu
kebutuhan. Manfaat penggunaan internet
antara lain
a.
Tersedianya fasilitas e-moderating
dimana guru dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas
internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan
dengan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, dan waktu.
b.
Guru dan siswa dapat menggunakan bahan
ajar atau petunjuk belajar yang berstruktur dan terjadwal melalui internet,
sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar yang
dipelajari.
c.
Siswa dapat belajar bahan ajar setiap
saat dan dimana saja.
d.
Bila siswa memerlukan tambahan
informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya ia dapat melakukan
akses internet.
e.
Berubahnya peran siswa yang dari pasif
menjadi aktif.
f.
Relatif lebih efesien.
Walaupun
demikian pemanfaatan internet untuk pembelajaran juga tidak terlepas dari
berbagai kekurangan antara lain
a.
Kurangnya interaksi antara guru dan
siswa bahkan antar siswa itu sendiri.
b.
Kecenderungan mengabaikan aspek
akademik namun mendorong tumbuhnya aspek komersial.
c.
Proses belajar dan mengajarnya
cenderung kea rah pelatihan daripada pendidikan.
d.
Berubahnya peran guru dari yang semula
menguasai teknik pembelajaran konvensional, dituntut mengetahui pembelajaran
menggunakan ICT.
e.
Siswa tidak mempunyai motivasi yang
tinggi cenderung gagal.
f.
Tidak semua tempat tersedia fasilitas
internet.
g.
Kurangnya mereka yang mengetahui dan
memiliki keterampilan soal internet.
h.
Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
C. E-learning dan internet di
Inonesia
Dalam lima tahun terakhir ini,
perkembangan jumlah pengguna internet di Indonesia tidak kalah pesat bila
dibangdingkan dengan mereka di luar negeri. Tumbuhnya pengguna internet yang
pesat tersebut tentu berkaitan dengan pandangan masyarakat yang memandang
penggunaan internet adalah suatu kebutuhan untuk mendukung kegiatan
sehari-hari.
Pemanfaatan internet di Indonesia pada
tahap “baru mulai”. Sebenarnya pemanfaatan internet untuk e-learning di
Indonesia bisa ditingkatkan kalau fasilitas yang berupa infrakstruktur maupun
fasilitas yang bersifat kebijaksanaan. Hal ini bukan saja didukung oleh data,
namun juga semakin banyaknya warung-warung internet yang muncul diberbagai
pelosok Indonesia. Pengguna internet bukan saja dari kalangan pelajar dan
mahasiswa namun dari kalangan masyarakat lain. Hal ini bisa dipakai sebagai
indikasi bahwa internet memang diperlukan untuk membantu kelancaran pekerjaan
atau tugas-tugas pengguna internet.
D. Faktor-faktor yang
dipertimbangkan sebelum pemanfaatan e-learning
Hal yang perlu diperhatikan sebelum
seseorang memilih internet untuk kegiatan pembelajaran antara lain
a.
Analisa kebutuhan
b.
Rancangan instruksional
c.
Tahap pengembangan
d.
Pelaksanaan
e.
Evaluasi
E. E-learning untuk online course
Pendidikan atau pembelajaran jarak jauh yang
menggunakan teknologi informasi untuk keperluan agar pendidikan bisa lebih di
jangkau disebut online course. Cara ini lebih banyak mengandalkan alat bantu
teknologi informasi apakah teknologi cetak, audio, video atau komputer.