A. Pola Pemanfaatan
1.
Pemanfaatan Media Dalam Situasi
Kelas
Dalam merencanakan
pemanfaatan media guru harus melihat tujuan yang akan dicapai, materi
pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan, serta strategi belajar mengajar
yang sesuai untuk mencapai tujuan. Media pembelajaran yang dipilaih haruslah
sesuai dengan ketiga hal yang meliputi tujuan, meteri, dan strategi pembelajarannya.
2.
Pemanfaatan Media di Luar Situasi
Kelas
Pemanfaatan media
pembelajaran di luar situasi dapat dibedakan dalam dua kelompok:
a.
Pemanfaatan Secara Bebas
Pemanfaatan secara
bebas ialah bahwa media digunakan tanpa dikontrol atau diawasi. Contoh jenis pemanfaatan
media; pemakaian kaset pelajaran bahasa Inggris, pemanfaatan program siaran
radio pendidikan.
b.
Pemanfaatan Media Secara Terkontrol
Ialah media
digunakan dalam suatu rangkaian kegiatan yang diatur secara sistematis untuk
mencapai tujuan tertentu. Apabila media itu berupa media pembelajaran, sasaran
didik diorganisasikan dengan baik. Dengan begitu, mereka dapat menggunakan
menggunakan media secara teratur, berkesinambungan.
c.
Pemanfaatan Media Secara
Perorangan, Kelompok atau Massal.
1)
Media dapat digunakan secara
perorangan. Artinya media digunakan oleh orang saja. Media seperti ini biasanya
dilengkapi dengan petunjuk pemanfatan yang jelas sehingga orang dapat
menggunakannya dengan mandiri.
2)
Media dapat digunakan secara
berkelompok. Media ini dirancang untuk digunakan secara berkelompok yang
beranggotakan 2 s.d 8 orang atau 9 s.d 40 orang.
3)
Media dapat digunakan secara
massal. Orang yang jumlahnya puluhan, ratusan, bahkan ribuan dapat menggunakan
media bersama-sama.
B. Strategi Pemanfaatan
Supaya media dapat
digunakan secara efektif dan efesien ada tiga langkah dalam penggunaan media,
1)
Persiapan Sebelum Menggunakan
Media.
Supaya penggunaan
media apat berjalan dengan baik, kita perlu membuat persiapan yang baik pula.
Pertama-tama pelajari buku petunjuk. Kemudia ikuti petunjuk-petunjuk tersebut.
Hal tersebut akan memudahkan kita dalam belajar dengan media tersebut.
2)
Kegiatan Selama Menggunakan Media.
Yang perlu dijaga
selama menggunakan media ialah suasana ketenangan. Gangguan-gangguan yang dapat
menggagu perhatian dan konsentrasi harus dihindarkan. Ruangannya jangan gelap
sama sekali, hal ini dimaksudkan agar kita dapat menulis hal-hal yang penting
atau pertanyaan.
3)
Kegiatan Tindak Lanjut.
Ialah untuk
menjajagi apaka tujuan telah tercapai. Selain itu untuk memantapkan pemahaman
terhadap materi instruksional yang disampaikan melalui media bersangkutan.
C. Contoh Kasus Penggunaan Media
Dalam Pendidikan
Penerapan
teknologi pendidikan dengan media memang tidak terlepas dari maksud, tujuan,
maupun sasaran yang ingin dicapainya. Hal ini diharapkan dapat mempunyai nilai
lebih jika dilihat dari manfaat sosialnya.
Negara Australia
dapat ilihat bahwa dalam rangka memberikan kesempatan pendidikan tingkat dasar
dan menengah kepada anak-anak yan tinggal jauh di pelosok, Negara ini sejak
tahun 1916 telah menyelenggarakan pendidikan. Pendidikan ini diselenggarakan
melalui korespondensi sebelum kemudian dilengkapi dengan program siaran radio
pada tahun 1930.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar